Di dunia ini mungkin tak ada manusia yang lebih malas dan bodoh sepertiku, ya seperti yang kulakukan sekarang ini hanya tidur-tiduran malas-malasan sambil utak atik smarphone, 7 tahun yang lalu aku pernah kuliah di salah satu kampus ternama di Aceh, suatu keberuntungan bagiku bisa kuliah disana, karena tidak semua orang mampu dan bisa kuliah disitu apalagi dikarenakan kondisi ekonomi keluarga mereka, tak perlu aku sebutkan nama kampusnya. Selama itu aku lalui dengan tidur tiduran, begadang , online pokoknya suatu hal yang sia-sia kalo saya berfikir lebih jernih.
Skill yang ku punya pun bisa di bilang tidak ada, aku mencoba melukis tapi tak pernah bagus, menulis tak pernah punya kata kata yang bisa terangkai,, terlalu malas membaca, aku mencoba membuat film itupun gagal total, terkadang aku iri dengan mereka, meraka yang ku maksud , orang yang bagus ipknya di kampus walau mereka nggak rajin2 amet dan juga jarang masuk kuliah seperti saya walaupun nggak sebanyak absen kuliah saya. Aku tak pernah bisa aktif di kampus. Iya itu yang membuat saya iri dengan mereka yang sangat aktiv di kampus, aku makhluk gagal di bidang akademik. entah apa yang harus saya banggakan dari diri saya, entahlah. Kadang harus dipermalukan di depan kawan2 karena ketidak piawaian saya dalam mengeluatkan kata-kata. Aku belum begitu yakin kesuksesanku berada di kampus namun karena beratnya tanggung jawab dan amanah yg diberikan org tua dan keluarga aku tepis semua prasangka buruk itu.. Aku akan tetap menggapai gelar sarjana,, walau dengan ipk yang pas-pasan,iya itu salah ku sendiri yang suka males kuliah dan seperti saya sebutkan tadi tidur tiduran. Saya sempat geram dengan diri saya sendiri dan selalu bertanya tanya pada diri sendiri, "hey rian kenapa kau begitu malas dan bodoh ? Di satu sisi motivasi penyemangat kadang muncul di benak hati, nggak ada kata terlambat untuk belajar kan? Iya benar tapi saya rasa dan apa yang saya rasakan adalah saya telah membuang begitu banyak masa-masa Muda saya yang begitu berharga dan sangat berarti.
hal itu sangat terasa ketika melihat kawan satu angkatan udah pada wisuda, nikah, kerja lanjutin s2 bangkan udah pada anak sedangkan saya belum menyelesaikan sarjana dan selama di kampus saya menjadi mahasiswa super pasif, masa-masa kuliah dan menjadi mahasiswa adalah masa dimana seseorang menjadi aktiv baik itu di ruang kelas maupun organisasi,yang saya lakukan cuma datang duduk diam tidak satu organisasi pun saya geluti di kampus bukannya tidak suka, saya tipe org yang pendiam, penakut,pecundang dan susah bergaul atau menjalin hubungan sosial . itu sifat dari lahir yang sulit saya rubah. Kalau kata pak IR kalo penyakit udah level kronis, itu memang benar Dan saya tidak marah kalo pernyataan itu ditujukan kepada saya. Karena memang begitulah aku apa adanya.
Tampilkan postingan dengan label Features. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Features. Tampilkan semua postingan
Aku Diam Bukan Berarti Sombong.
Merian Fauzi
![]() |
| Image by ; Merian Fauzi |
Hal ini sangat terasa saat
bertemu dengan orang pertama kali apalagi dengan teman yang belum aku kenal.
Mereka akan mengira saya begitu sombong karena tidak bisa bersosialisasi dan
berbaur dengan mereka. Namun mereka semua salah menilai tentangku. Berikut ini
akan saya jelaskan bagaimana rasanya jadi orang pendiam.
Sering dapat pertanyaan,
"Kok kamu pendiam banget sih?"
Hahah… jika dihadapkan dengan
pertanyaan tersebut yang aku lakuin Cuma bisa diam seribu bahasa dan berlagak
jadi patung.
Orang yang belum kenal aku pasti
mikirnya kalau aku sombong dan nggak sopan. Sebenarnya dalam hal ini aku sangat
ingin mememulai obrolan Cuma bingung harus mulai dari mana, aku orangnya akan
sangat aktif jika lawan bicaraku aktif dan bukan tipe pendiam seperti aku. Akan
mudah memulai pembicaraan jika lawan bicara yang memulai pembicaraan.
Dalam hal bersosialisan bagi
orang pendiam seperti aku akan sangat susah tapi saya akan selalu mencoba
menjadi diri sendiri tanpa melihat sesuatu dari kacamata orang. Aku tidak suka
di banding-bandingkan dengan orang lain, aku ya aku,,,,,
Aku Cuma butuh dukungan dari
orang-orang yang mengerti aku luar dalam dan dekat denganku, aku akan selalu
menjadi diri sendiri..
Tentang Pak Ustadz Versi Nazar
Merian Fauzi
Nah,hamba yang satu ini namanya Muyassar, muyasar sendiri berasal dari
kata NYASAR/KESASAR. Konon menurut teman kecilnya, waktu kecil dulu ia sering
kessasar waktu main-main dipasar, pernah juga kesasar dibawa orang ke tempat
saudara sehingga ia (Muyasar) sendiri bingung sudah berada di mana saat itu.
Hal tersebut sudah sering terjadi dan tidak bisa dianggap aneh lagi. Ia juga
dikenal sebagai pembalap yang sering menerobos lampu merah dan berhenti di saat
lampu hijau.pernah balapan liar dengan sopir truk,sopir tanki BBM,dan sopir L300
yang bocor ban, alhasil semua menang (MENANGgungmalu,ketauan sama kwan
seperguruannya).
Dikampus ia sudah pernah menjabat sebagai ketua BEMAF (Badan Eksekutif
Mahasiswa Fakultas) ,dan pernah mengadakan pelatihan fotografer bersama
rekannya. Saat itu acara pelatihan di adakan di taman Putroe Phang dengan catatan punya kamera HP sendiri, peserta meledak
saat itu karena kebanyakan peserta tak ada punya kamera khusus.
Saat ini ia masih juga sering membalap/mengebut sepeda motornya tersebut
dari ketapang menuju kampus darusalam, selain itu ia juga aktif di pengajian
TPA. Tahun 2013 silam Sempat mendapat piagam penghargaan dari walickota Banda Aceh,
penghargaan bertema: “Menjadikan Anak
Yang Salah Menjadi Anak Yang Shaleh”. Selain itu juga diberikan tropy dan
uang tunai, kelak uang tunai tersebut akan digunakan untuk membangun sebuah
tempat atau balai TPA yang nantinya akan menampung ribuan anak-anak yang salah
dan akan dibina menjadi anak yang shaleh bersama rekan-rekan yang ahli
dibidangnya.
Ciri khas Muyasar ini yaitu berpakaian kemeja, celana kain dan berkalung
surban.kalau ia panik ia mengatakan MASYAALLAH pak ustadz.beberapa kali hingga
paniknya hilang.
Oleh ; https://www.facebook.com/nazarullah.homhai
Tentang Bung Toel Versi Nazar
Merian Fauzi
Bocah yang satu ini adalah bocah ajaib yang juga
sudah menjadi sarjana muda, sekarang ia sedang fokus untuk study s2 (SD SMP). Dikatakan
bocah ajaib karena selama hidupnya ia tidak pernah potong rambut, sebagian lagi
mengatakan Bung toel (panggilannya) adalah orang yang hemat biaya dalam hal
pangkas. Selama ini ia sedang berusaha dibidang peternakan, yaitu beternak ayam
bebek dan rencananya juga akan beternak sapi dan kambing.katanya sih pingin
sukses didunia pendidikan dan peternakan.
Bocah ini selalu ceria dalam menjalani hari-harinya,
selalu tertawa dan bercanda bersama kawan-kawannya saat berkumpul. pernah suatu
ketika ia dianggap GILA karena tertawa sendiri dan kawannya tidak tertawa, hal
itu membuat heran penghuni sekitar warkop sehingga orang lain beranggapan bahwa
ia sedikit nggak waras. Hobinya adalah olahraga bola kaki,futsal dan main PS,
selain itu juga sedang menjabat sebagai camat Lamnga. Di kampong boleh anda
jadi camat, tapi dihutan jangan pernah coba-coba jadi geusyik. Di kota boleh
anda menendang bola, tapi di hutan jangan coba-coba menendang batu, hahaha.
Kalo lagi panik biasanya ni bocah tertawa dulu baru kemudian cari solusi.
Ciri-ciri yang khas darinya adalah berambut
catam,kulit sawo setengah matang, mata sipit dan mengendarai sepeda motor
Jupiter Z warna biru, ia mudah dicari karena kebiasaanya mondar mandir dari
lamnga ke Darussalam. Bung Toel ni jarang sakit,kalo sakit biasanya langsung
diantar oleh teman-temannya ke jalan kakap belakang RSUZA Banda Aceh.
Oleh ; https://www.facebook.com/nazarullah.homhai
Oleh ; https://www.facebook.com/nazarullah.homhai
Berapa Gajimu Sehingga Rela Meninggalkan Shalat..?
Merian Fauzi
| photo by : merian fauzi |
Brian punya seoran teman bernama Hastsan. Beliau orangnya humoris dan sangat ulet dalam berusaha baik dalam berdagang maupun begadang. Entah apa yangg ia cari di dunia yang fana ini. . Setiap hari sepanjang malam ia bergelut dengan usahanya. Sampai-sampai , . .suatu hari ALLAHpun menegur Hastsan. , . ia terbaring lemah di rumah sakit akibat pembuluh darahnya rusak dan harus beristirahat total. . . , Brian blum sempat menjenguk Hastsan ketika suatu malam ia teringat akan kabar sakitnya Hastsan yang diberi tau langsung oleh teman dekatnya, sekaligus juga teman Brian sendiri,. .Dalam hati dia ingin mengingatkan Hastsan untuk tdk meninggalkan Shalat.
Dalam keadaan sesibuk apapun dirinya. . nasi masih dapat dibeli akan tetapi kesehatan tak ternilai harganya . . jangat terlalu mengejar dunia . . karena neraka akan mengejarmu. Satu kebaikan Allah membalas berlipat ganda. Allah memberimu sakit karena Sayang dan dosa-dosamu diampuni sebesar sakit yang kaurasakan. Selama ini engkau jauh dariNya, Oleh sebab itu perbanyak tasbih dan mengingatNya, jangan pernah lalai dalam Shalat. Sampai detik ini Brian belum sempat mengutarakan nasehat baiknya tersebut, karena ia benar-benar tak layak menyampaikannya.
Langganan:
Postingan (Atom)


